Video Propaganda Aktor Senior Hollywood, Morgan Freeman

Aktor senior Hollywood, Morgan Freeman, terjebak dalam sebuah propaganda yang menyudutkan Rusia terhadap aksi pemilihan umum Amerika tahun lalu.

Rusia telah mengarahkan seluruh media agen sbobet mereka untuk menyoroti aktor veteran Hollywood, Morgan Freeman karena penampilannya dalam sebuah video yang menuduh Kremlin melakukan “perang” di Amerika selama pemilihan presiden tahun lalu. Video tersebut memperlihatkan sang pemenang Oscar tersebut menuduh Presiden Vladimir Putin, seorang “mantan mata-mata KGB”, telah meluncurkan serangan cyber dan menyebarkan informasi palsu untuk membalas dendam atas runtuhnya Uni Soviet.

Freeman Ditipu

Freeman mendesak Presiden Donald Trump untuk mengatakan kepada seluruh warga negara bahwa “selama pemilihan terakhir ini, kita diserang oleh pemerintah Rusia”. Klip tersebut diproduksi oleh The Committee to Investigate Russia, sebuah kelompok yang didirikan oleh sutradara Hollywood, Rob Reiner untuk mengungkapkan apa yang mereka sebut “upaya agresif untuk menumbangkan proses demokrasi Amerika”. Komite tersebut mencakup mantan direktur Badan Intelijen Nasional, James Clapper di dewan penasehatnya.

Reaksi resmi Rusia telah memperlihatkan negara tersebut bukannya marah malah kasihan pada Freeman. Mereka menunjukkan bahwa Morgan Freeman sangat kasihan karena telah ditipu untuk kepentingan politik tertentu. Sekretaris pers Presiden Putin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Kremlin tidak menganggap serius video tersebut, karena tuduhan tersebut “tidak beralasan dan bersifat emosional secara spontanitas”.

“Banyak orang kreatif dengan mudah menjadi korban ketegangan emosional, dan tidak memiliki informasi nyata mengenai keadaan sebenarnya,” katanya, sambil membandingkan antara “manipulasi emosional” bintang Hollywood tersebut dengan kampanye anti-Komunis McCarthy pada tahun 1950an. “Ini akan berlalu seiring berjalannya waktu,” pungkas Peskov.

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova, menulis di Facebook bahwa Morgan Freeman telah “ditipu” sebagai upaya untuk menghentikan dugaan penyadapan kampanye Trump yang dilakukan oleh pemerintahan Obama. Dia meramalkan akan adanya sebuah aksi “final spektakuler” ketika kebenaran kemudian terungkap. “Saya tidak sabar menunggu,” tandasnya.

Tanggapan Media Pro Kremlin

Saluran berita Rossiya 24 telah mengumpulkan panel psikiater, untuk menghubungkan kinerja Morgan Freeman dengan kompleks Mesianik sebagai hasil dari peran Freeman sebagi Tuhan atau presiden di beberapa film, belum lagi tentang isu “penyalahgunaan narkoba”. Reporter cuaca eksentrik, Vadim Zavodchenkov juga ikut berpendapat dengan menjelaskan bahwa Pak Freeman sakit karena “kerja paksa dan penggunaan ganja”.

Center TV menunjukkan video tersebut dengan analisis terperinci, menyimpulkan bahwa itu adalah “peran terburuk aktor”. Freeman terlihat memasukkan “suaranya yang dalam dan persuasif” untuk melayani “kampanye pembentukan penggulingan Trump”, di mana video tersebut memainkan peran untuk “melunakkan opini publik,” katanya. Channel 5 yang ada di St Petersburg juga memperingatkan Morgan Freeman bahwa dia telah “kehilangan jutaan penggemar di Rusia dalam sekejap” karena telah mengubah dirinya menjadi seorang “pembicara propaganda Amerika” yang mengulangi “klise Russophobic”.

Hal ini bahkan menjadi perhatian oleh beberapa bintang atau aktor film Rusia, yang tidak ada yang setuju dengan peran terbaru Morgan Freeman. Direktur Vladimir Bortko menyesalkan sebuah “artis luar biasa yang berbicara omong kosong belaka”, dan Andrei Konchalovsky merenungkan bahwa para aktor raja poker “secara umum sangat bersemangat, dan dengan mudah terjerumus ke dalam propaganda”.

Sedangkan Aktor Nikolai Burlyayev lebih bijak dengan mengatakan video itu adalah tentang “masalah hati nuraninya (Morgan)”. Dia menambahkan: “Jika saya ditawari sebuah teks yang mengatakan sesuatu tentang Amerika, saya akan menolaknya, walaupun saya mengkritik negara ini. Semua orang bebas untuk memilih.” Terlihat jika Morgan mendapat banyak kritikan dari berbagai aktor film di Rusia. Bahkan ada yang mengatakan ‘jika semua aktor memang pintar, tapi ada beberapa juga yang bodoh’ sebagai ungkapan kritik terhadap Morgan.

Libanon Larang Wonder Woman karena Gal Gadot Aktris Israel

Konflik antara Israel dengan Palestina dan Libanon menyebabkan pemutaran film Wonder Woman dibatalkan karena sang pemeran utama adalah warga Israel.

Kebencian terhadap negara Israel terutama para tentaranya yang memperlakukan warga Palestina secara tidak manusiawi ternyata dirasakan oleh negara lain, Libanon. Bentuk protes tersebut juga dilakukan Libanon dengan melarang diputarnya film togel online yang sedang booming saat ini yakni Wonder Woman dikarenakan sang aktris utama pemeran Diana atau Wonder Woman, Gal Gadot adalah warga sekaligus mantan tentara Israel.

Konflik Israel – Palestina, Israel – Libanon Penyebabnya

Juru kampanye larangan film Wonder Woman di Libanon mengatakan bahwa film tersebut seharusnya tidak diputar mengingat aktris utama Gal Gadot adalah seorang mantan tentara Israel selama dua tahun. Sontak, ini membuat media menyebarkan berita dengan berbagai judul tapi dengan isi sama yakni film Wonder Woman baru telah dilarang di Lebanon – karena aktris utamanya adalah orang Israel.

Kementerian dalam negeri negara tersebut mengeluarkan perintah untuk melarang film tersebut dari 15 bioskop di sekitar Lebanon setelah sebuah demonstrasi oleh The Campaign to Boycott Supporters of Israel-Lebanon. Di halaman Facebook-nya, kelompok tersebut mengatakan bahwa aktris Gal Gadot – yang memerankan putri Amazon Diana – adalah seorang tentara Israel selama dua tahun.

Postingan tersebut juga menunjukkan bahwa dia mendukung kebijakan militer Israel melawan Jalur Gaza, sebuah wilayah pesisir Palestina yang dikelola oleh Hamas. Isi postingan tersebut kurang lebih seperti berikut ini;

“Memutar film #WonderWoman di mana dia ditampilkan (sebagai aktris utama) adalah menentang hukum Lebanon.Selain itu dia mendukung tentara Israel selama serangannya ke Gaza, dia bertugas di tentara Israel selama 2 tahun (seperti yang biasanya dilakukan oleh warga Israel).”

Lebanon secara resmi berperang dengan tetangganya Israel dan memiliki undang-undang yang memboikot produk Israel dan melarang warga Lebanon untuk bepergian atau berhubungan dengan orang-orang Israel.Kedua negara telah melewati sejumlah perang, termasuk yang sangat mengerikan terjadi pada tahun 2006 yang menghancurkan infrastruktur Lebanon dan menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

Gadot Pernah Memuji Tentara Israel

Gadot, 32 tahun, yang bertugas di tentara dari usia 20 tahun, telah menjadi pendukung vokal kebijakan militer Israel dan mengkritik Hamas di beberapa postingan di media sosial dan wawancara Instagram. Di halaman Facebook-nya, mantan Miss Universe memuji Pasukan Pertahanan Israel selama konflik Gaza-Israel 2014, mengirimkan doa kepada tentara dengan kalimat “yang mempertaruhkan nyawa mereka melindungi negara saya dari tindakan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas”.

Gadot juga menuliskan sebagai berikut: “Saya mengirim cintaku dan doa kepada sesama warga Israel. Terutama untuk semua anak laki-laki dan perempuan yang mempertaruhkan nyawa mereka melindungi negara saya dari tindakan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas, yang bersembunyi seperti pengecut di belakang wanita dan anak-anak … Kami akan menang !!!Salam sejahtera untuk kalian semua!

Film Wonder Woman sendiri akan tampil perdana di sebagian bioskop besar utama di Beirut pada Rabu malam, setelah pertunjukan pribadi judi bola diadakan sehari sebelumnya. Pemutaran rilis secara publik kemudian dibatalkan beberapa jam sebelumnya. Tony Chacra, yang menjalankan lembaga direktur dan distributor bernama Joseph Chacra and Sons, mengatakan bahwa tindakan tersebut “sangat membuat frustrasi”.

Dia berkata: “Film ini tidak ada hubungannya dengan Israel.Ia menambahkan “Biayanya mahal dan iklan … semuanya berjalan normal sampai beberapa hari yang lalu saat sebuah kampanye dimulai.” Chacra melanjutkan: “Mereka tidak merugikan siapa pun dengan melarangnya … kecuali distributornya.” “Mereka membuat bioskop, karyawan, ekonomi Lebanon lesu… apa yang mereka dapatkan dari ini?”, tandasnya.