Libanon Larang Wonder Woman karena Gal Gadot Aktris Israel

Konflik antara Israel dengan Palestina dan Libanon menyebabkan pemutaran film Wonder Woman dibatalkan karena sang pemeran utama adalah warga Israel.

Kebencian terhadap negara Israel terutama para tentaranya yang memperlakukan warga Palestina secara tidak manusiawi ternyata dirasakan oleh negara lain, Libanon. Bentuk protes tersebut juga dilakukan Libanon dengan melarang diputarnya film togel online yang sedang booming saat ini yakni Wonder Woman dikarenakan sang aktris utama pemeran Diana atau Wonder Woman, Gal Gadot adalah warga sekaligus mantan tentara Israel.

Konflik Israel – Palestina, Israel – Libanon Penyebabnya

Juru kampanye larangan film Wonder Woman di Libanon mengatakan bahwa film tersebut seharusnya tidak diputar mengingat aktris utama Gal Gadot adalah seorang mantan tentara Israel selama dua tahun. Sontak, ini membuat media menyebarkan berita dengan berbagai judul tapi dengan isi sama yakni film Wonder Woman baru telah dilarang di Lebanon – karena aktris utamanya adalah orang Israel.

Kementerian dalam negeri negara tersebut mengeluarkan perintah untuk melarang film tersebut dari 15 bioskop di sekitar Lebanon setelah sebuah demonstrasi oleh The Campaign to Boycott Supporters of Israel-Lebanon. Di halaman Facebook-nya, kelompok tersebut mengatakan bahwa aktris Gal Gadot – yang memerankan putri Amazon Diana – adalah seorang tentara Israel selama dua tahun.

Postingan tersebut juga menunjukkan bahwa dia mendukung kebijakan militer Israel melawan Jalur Gaza, sebuah wilayah pesisir Palestina yang dikelola oleh Hamas. Isi postingan tersebut kurang lebih seperti berikut ini;

“Memutar film #WonderWoman di mana dia ditampilkan (sebagai aktris utama) adalah menentang hukum Lebanon.Selain itu dia mendukung tentara Israel selama serangannya ke Gaza, dia bertugas di tentara Israel selama 2 tahun (seperti yang biasanya dilakukan oleh warga Israel).”

Lebanon secara resmi berperang dengan tetangganya Israel dan memiliki undang-undang yang memboikot produk Israel dan melarang warga Lebanon untuk bepergian atau berhubungan dengan orang-orang Israel.Kedua negara telah melewati sejumlah perang, termasuk yang sangat mengerikan terjadi pada tahun 2006 yang menghancurkan infrastruktur Lebanon dan menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

Gadot Pernah Memuji Tentara Israel

Gadot, 32 tahun, yang bertugas di tentara dari usia 20 tahun, telah menjadi pendukung vokal kebijakan militer Israel dan mengkritik Hamas di beberapa postingan di media sosial dan wawancara Instagram. Di halaman Facebook-nya, mantan Miss Universe memuji Pasukan Pertahanan Israel selama konflik Gaza-Israel 2014, mengirimkan doa kepada tentara dengan kalimat “yang mempertaruhkan nyawa mereka melindungi negara saya dari tindakan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas”.

Gadot juga menuliskan sebagai berikut: “Saya mengirim cintaku dan doa kepada sesama warga Israel. Terutama untuk semua anak laki-laki dan perempuan yang mempertaruhkan nyawa mereka melindungi negara saya dari tindakan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas, yang bersembunyi seperti pengecut di belakang wanita dan anak-anak … Kami akan menang !!!Salam sejahtera untuk kalian semua!

Film Wonder Woman sendiri akan tampil perdana di sebagian bioskop besar utama di Beirut pada Rabu malam, setelah pertunjukan pribadi judi bola diadakan sehari sebelumnya. Pemutaran rilis secara publik kemudian dibatalkan beberapa jam sebelumnya. Tony Chacra, yang menjalankan lembaga direktur dan distributor bernama Joseph Chacra and Sons, mengatakan bahwa tindakan tersebut “sangat membuat frustrasi”.

Dia berkata: “Film ini tidak ada hubungannya dengan Israel.Ia menambahkan “Biayanya mahal dan iklan … semuanya berjalan normal sampai beberapa hari yang lalu saat sebuah kampanye dimulai.” Chacra melanjutkan: “Mereka tidak merugikan siapa pun dengan melarangnya … kecuali distributornya.” “Mereka membuat bioskop, karyawan, ekonomi Lebanon lesu… apa yang mereka dapatkan dari ini?”, tandasnya.