Bunker Kaliadem: Alternatif Obyek Wisata Baru Yogyakarta

Kaliadem adalah obyek wisata alam yang bisa menjadi alternatif tujuan wisata di kota Yogyakarta selain obyek wisata mainstream lainnya.

Hingga saat ini kota Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit baik bagi wisatawan lokal maupun turis mancanegara. Bagi Anda para penghobby wisata alam, ada alternatif obyek wisata lain judi online di kota Gudeg ini yaitu Bunker Kaliadem yang berada di kaki Gunung Merapi. Gunung  yang masih berstatus gunung berapi aktif ini berada di kota Yogyakarta, tepatnya di bagian utara. Selain destinasi wisata tersebut, ada pula tempat wisata Kaliurang, Museum Vulkanik Gunung Merapi, Gua Jepang, Gardu Pandang, Plawan Turgo,  Air Terjun Tlogo Muncar,  serta Tlogo Putri. Dari berbagai obyek wisata ini, sangat direkomendasikan untuk Anda mengunjungi Bunker Kaliadem.

Ulasan obyek wisata Kaliadem

Untuk tiba pada destinasi wisata ini dari  kota Yogyakarta Anda harus menempuh perjalanan sekitar 35 km ke arah utara melalui jalan Kaliurang sehingga Anda akan melewati tempat wisata Kaliurang ini. Lanjutkan perjalanan ke arah timur sejauh 1 km hingga tiba di kawasan Kaliadem. Biasanya  para wisatawan menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa jeep-jeep offroad yang  banyak tersedia di tempat persewaan. Perjalanan menuju ke lokasi wisata ini pastinya akan sangat menantang adrenalin dan menjadi pengalaman liburan yang penuh sensasi. Para penyedia jasa travel atau kendaraan menuju ke  lokasi wisata ini menyebut sebagai wisata jeep Merapi.

Walaupun jalan menuju obyek wisata tergolong agak ekstrim, karena masih ada beberapalubang besar di perjalanan tetapi sesungguhnya masih dalam batas kewajaran dan dapat dilalui. Hanya saja pengemudi harus berhati-hati dan sabar demi mengutamakan faktor keselamatan.

Tak  jauh berbeda dengan obyek wisata yang berada kaki pegunungan lainnya, pada destinasi wisata Kaliadem ini suhunya juga cukup  rendah. Oleh karena itu jangan lupa untuk membekali diri  dengan jaket atau pakaian  hangat lainnya saat berniat untuk mengunjungi bunker ini. Waktu kunjungan ke Kaliadem ini biasanya adalah di pagi hari karena wisatawan ingin menyaksikan atau mengabadikan momen matahari terbit. Setelah itu Anda bisa berjalan-jalan di sekitar lokasi dan menikmati pemandangan pegunungan Merapi.

Obyek wisata Gunung Merapi

Jangan puas hanya berwisata di kaki gunung Merapi, tetapi lanjutkan perjalanan Anda hingga di puncak gunungnya. Saat akhir pekan atau musim liburan, puncak gunung Merapi cukup banyak menjadi favorit para pendaki demi menikmati pemandangan matahari terbit yang cantik. Perjalanan akan dimulai dari base camp New Selo, akan lebih seru bila Anda melakukan pendakian ini di malam hari. Tetapi bagi  mereka yang baru pertama kali melakukan aktifitas ini sebaiknya dipandu oleh pendaki professional.

Lanjutkan perjalanan hingga pos berikutnya, yaitu Pasar Bubrah. Dari tempat ini Anda sebenarnya sudah dapat menikmati pemandangan sunrise yang menakjubkan. Teruskan perjuangan Anda sampai ke puncak gunung untuk mendapatkan spot panorama yang tiada duanya kecantikannya. Selain dapat menikmati matahari terbit yang indah, di sini Anda juga bisa menyaksikan Kawah Gunung Merapi serta Gunung Merbabu yang megah. Bila sudah puas menikmati pemandangan atau berfoto-foto sekedarnya Anda bisa kembali turun. Nah, seru sekali, bukan?

Selain menikmati pemandangan alam ini jangan lupa untuk turut serta menjaga kelestarian alam sekitar dengan membawa kembali sampah milik Anda saat menuruni Gunung Merapi. Jangan mencabut tumbuh-tumbuhan dan jangan membawa benda apa pun walaupun sebagai kenang-kenangan. Jadi, siap mendaki Gunung Merapi di akhir pekan ini? Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda dan bisa menjadi referensi liburan yang berguna.

 

Stasiun Dukuh Sebagai Titik Temu Berbagai Moda Transportasi

Proyek fase pertama MRT di ibukota sedang membangun Stasiun Dukuh yang nantinya menjadi pusat pertemuan beragam transportasi secara terintegrasi.

Hingga saat ini PT MRT Jakarta terus bekerja keras demi menggenjot pembangunan proyek MRT atau Mass Rapid Transit bagian yang pertama yaitu Lebak Bulus – Bundaran HI dengan membangun stasiun. Diprediksi salah satu stasiun MRT yang nantinya akan menampung penumpang paling banyak adalah Stasiun Dukuh Atas. Dengan demikian stasiun tersebut dirancang sebagai lokasi transit tak hanya untuk moda transportasi MRT tetapi juga KAI Commuter Jabodetabek, Transjakarta, dan LRT. Dengan demikian masyarakat bisa semakin terbantu dengan transportasi umum yang terintegrasi. Berikutnya kawasan Sudirman akan dirancang untuk lebih ramah bagi pejalan kaki serta penderita difabel dengan cara membuat pedestrian menjadi lebih lebar sehingga akses masuk MRT Jakarta lebih mudah. Selain itu akan tersedia pula alternatif tangga, elevator, dan escalator. Nantinya seluruh stasiun MRT yang jumlahnya 13 titik akan dilengkapi fasilitas umum serta komersil.

Proyek pengadaan MRT di Ibukota

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa judi bola pada fase yang pertama jalur MRT rute Lebak Bulus – Bundaran HI ini panjangnya mencapai 16 km dan diharapkan dapat melayani transportasi umum untuk 173.400 penumpang dengan jumlah kereta yang mencapai 16 buah terdiri dari 14 kereta operasi dan 2 kereta cadangan. Durasi jarak tempuh pada fase yang pertama ini adalah setengah jam dengan jarak antar kereta setiap 5 menit sekali. Pada proyek fase pertama ini diharapkan sudah dapat beroperasi pada tahun  2019. Pada proyek MRT fase kedua rute meliputi Bundaran HI – Ancol Timur dengan panjang jalur mencapai 13.5 km dan akan mulai dikerjakan pada tahun 2019 serta mulai dapat dioperasikan di tahun 2021.

Kemudian pada fase ketiga rute Cikarang – Balaraja akan dibangun jalur MRT sepanjang 87 km yang akan dikerjakan tahun 2020. Pembangunan ini diharapkan dapat diselesaikan pada tahun 2024 sampai dengan 2027. Proyek MRT sendiri sudah mulai dibangun di tahun 2013 dan pada akhirnya nanti akan membentang sejauh sekitar 110 km dari barat ke timur dan utara ke selatan. Tak hanya bermanfaat untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, adanya transportasi masal ini juga akan memberikan manfaat tambahan mulai dari mengurangi kemacetan di ibukota hingga dampak lebih luasnya yaitu meningkatkan kualitas udara di kota Jakarta.

SDM untuk proyek MRT

Saat ini PT MRT Jakarta juga sudah mulai mempersiapkan sumber daya manusia yang nanti akan mengisi posisi masinis. Untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM yang dimaksud, perusahaan akan mengirim tenaga-tenaga tersebut untuk mengikuti training hingga ke negeri Sakura demi memperkuat pemahaman tentang kendali moda transportasi modern ini. Saat ini pihak perusahaan togel hongkong yang berwenang sudah melakukan perekrutan serta pelatihan SDM yang akan mengisi jabatan masinis. Tenaga-tenaga tersebut adalah mereka yang berprestasi dari Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) yang berada di bawah Kementrian Perhubungan. Untuk pelatihan di dalam negeri, para calon masinis ini dididik tentang dasar-dasar perkeretaapian terlebih dahulu.

Setelah basic-basic tersebut dikuasai secara mumpuni, SDM yang bersangkutan barulah dikirim belajar ke Jepang untuk memperdalam mekanisme control MRT. Mengapa dipilih Negara Jepang? Tentu saja karena konsultan proyek transportasi di Jakarta ini memang tenaga ahli dari Jepang. Selain Jepang, PT MRT juga berencana akan mengirim SDM masinis tersebut ke beberapa Negara lain yang juga mempunyai moda transportasi tersebut. MRT yang akan dioperasikan di tanah air akan mengadaptasi teknologi sebagaimana di Jepang dan bukan jenis MRT seperti yang diterapkan di Negara Malaysia atau India.

Nah, semoga bisa menambah wawasan Anda.